RSS

Arsip Tag: waktu

Indahnya Cara Allah Mendidikku

“Allah Teaches us something by some unforgettable ways. Thus, He Gives me this experience, so many times, that it hurts. Because being hurt is one of the way I will never forget. Because of experiencing pain will never allow me to make others feel the same. In these tears, I found Your Love. Thank You, Allah. Thank You for this week’s experiences. Alhamdulillahirabbil’aalaamiin.”

    Status yang kutulis hari ini. Emotionally, right. Memang seperti itulah yang kurasakan. Pekan ini Allah Mengajarkanku satu hal yang penting dan pokok. Untuk mengajarkan hal itu Allah Menghadapkanku pada berbagai peristiwa, bertubi-tubi. Pertama mengalami, kupikir itu biasa. Setelah yang pertama, ternyata muncul yang kedua, ketiga, keempat, hingga puncaknya hari ini. Baru hari ini aku menyadari Allah sedang Mendidikku. Allah ingin Memahamkan aku tentang satu hal di balik pengalaman-pengalaman itu. Air mata, sakit hati, kekecewaan, dan amarah memang sempat tertumpah. Namun, In these tears, I found Your Love.

    Pelajaran dari Allah pekan ini: Manajemen waktu untuk menepati janji.

    ___________________________________________________________________
    Terima kasih ya Rabb, Engkau masih Mengingatkanku. Segala puji hanya untuk-Mu.

Iklan
 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 19 Oktober 2012 in Baiti Jannati, Umum

 

Tag: , , , , , , , , ,

Memories #1: Surat

    Membongkar buku-buku lama ternyata mengingatkanku pada masa-masa yang telah berlalu. Buku-buku sejak SD hingga kuliah, masing-masing menyimpan kenangan dan sejarah, hingga aku tak pernah rela jika satu dari mereka hendak ‘dikilokan’ alias dijual di tukang loak. Hari ini di antara tumpukan saksi sejarah itu kutemukan kertas warna-warni itu. Lembar-lembar surat dari adik-adik yang pernah kudampingi dalam masa orientasi dan inisiasi kampus atau sering disebut Ospek. Pink adalah warna untuk 2009 dan kuning adalah warna mereka dari 2010.

    Aku sudah hampir lupa dengan isi surat-surat itu. Ketika kubaca lagi satu demi satu, ada buncahan rasa yang hadir menyeruak: haru, lucu, sendu, dan… rindu. Ah, mereka kini sudah melangkah bersama pilihan mereka masing-masing. Bangga, ketika kutahu sebagian besar mereka aktif di organisasi, menjadi petinggi, dan berprestasi…

    Di setiap surat itu ada ucapan terima kasih, dengan gaya ciri khas mereka masing-masing.

    Aku tersenyum mengingat masa-masa itu. Jadi ingat bagaimana mendampingi mereka yang ribut membuat tugas, potong ini itu, menggambar berbagai pola, menghafal lagu-lagu serta gerakan tarimya, sampai pusingnya mengajari beberapa dari mereka password yang dibuat dalam bahasa Jawa 3 bait dengan kata-kata yang ruwet.


    Masih ingat juga waktu harus pasang tampang garang saat mengingatkan mereka shalat. Haha, masih jelas juga peristiwa ektrem di salah satu pagi beberapa tahun silam, ketika jam setengah 5 pagi diperintahkan harus standby di kampus dan ternyata sampai kampus portal belum dibuka. Nekat akhirnya mengendarai motor naik ke trotoar lalu menyisip ke celah-celah pangkal portal.

    Really, those were unforgettable moments.

    Masih ingatkah kalian dengan masa-masa itu, wahai:

    Samudera Pasai: Novita, Mayang, Devi, Almas, Yani, Marwah, Rachmat, Erie, Aryo, Iboy, Vano, Arief, Khresna, Steven, dan partner pemanduku Handishna Hasfi, serta

    Kalbe Farma: Mita, Gita, Lisa, Nida, Eni, Ninggar, Anto’, Udin, Anas, Nanang, Nidzar, Andi, dan partnerku Edo.

    Selamat berjuang, adik-adik kebangganku: Samudera Pasai dan Kalbe Farma!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 Oktober 2012 in Umum

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,