RSS

Arsip Tag: surga

A Necessity (Called Death)


    Life is not a choice but a necessity. So, if life is a necessity then death becomes a necessity, too. It’s bound to happen, like or not, young or old, woman or man, all people are going to meet their death someday.

    But, those who live sometimes can’t accept the necessity of a death. They are not prepared and can’t accept it happening to them or their love ones. But… Read the rest of this entry »

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 25 Oktober 2013 in Islam, Umum

 

Tag: , , , , , , , ,

“Satu Tiket ke Surga”

Sedang membaca sebuah e-book yang menarik. Judulnya Satu Tiket ke Surga, versi terjemahan bahasa Indonesia dari buku Life is an Open Secret karya Zabrina A. Bakar. Awalnya tidak terlalu tertarik, hanya iseng untuk sekadar mengisi waktu luang. Eh, begitu baca malah tidak bisa berhenti. Hehe. Baru tahu juga kalau buku ini termasuk buku Best Seller di luar negeri sana. Hmm…

cover satu tiket

Serius, buku ini sangat bagus dan menarik. Bahasanya sederhana dan terkesan sangat akrab, tapi maknanya luar biasa. Terkesan lebai ya? Hmm, habis baru kali ini, setelah bertahun-tahun, aku menemukan lagi buku yang bisa menawan hatiku sedemikian rupa setelah 7 Habbits of Highly Effective Teen-nya Sean Covey. Lebih keren lagi karena bergenre motivasi Islami, jadi setiap hikmah yang coba digali selalu dikaitkan dengan nilai-nilai Islam, termasuk dua pedoman utama muslim: Al Qur’an dan Hadits, bukan sekadar filsafat pada umumnya.

Buku ini juga asyik dan menghibur. Kenapa? Karena saat membacanya tanpa sadar aku bisa tertawa sendiri, hehe. Cerita-cerita yang ditampilkan dalam buku ini sebagian besar adalah peristiwa dalam kehidupan sehari-hari kita yang terkesan sepele. Mungkin jarang terpikirkan malah. Tapi, sang penulis atau lebih dikenal dengan Sis Zabrina, bisa membuat hal sepele itu menjadi perenungan yang dalam. Beliau (I really respect her) mampu mengajak pembaca untuk memahami firman Allah SWT dan hadits Rasulullah SAW dari sudut pandang baru. Terkadang ketika mencoba menggali pelajaran dari suatu hal Sis Zabrina ini juga mengajak pembaca ke dalam imajinasinya yang unik, kadang ‘konyol’ tapi sangat mengena.

Sejauh ini aku baru sampai di halaman 104 dari total 261 halaman. Beberapa hal dari buku ini yang sampai sekarang bergaung di pikiranku misalnya di bagian ketika Sis Zabrina bertanya “Maukah kamu menikah dengan dirimu?” Would you marry yourself? Sebuah pertanyaan aneh, tapi setelah membaca ulasannya, aku jadi ngeh. Ini kata-kata ampuh untuk muhasabah, mengevaluasi diri. Selama ini mungkin kita terlalu sibuk menetapkan standar-standar untuk orang lain, tapi justru lupa untuk menerapkanya pada diri sendiri. Jika kamu ditanya, maukah kamu menikah dengan dirimu, apa jawabanmu? Jika jawabanmu mantap Ya, maka Alhamdulillah dan istiqomahlah, tapi jika masih ragu menjawab “Mungkin” atau justru ekstremnya menjawab “Tidak!”, mari sama-sama berbenah dan memperbaiki diri. Hamasah!

Btw, aku mendapatkan e-book ini sepertinya hasil searching dan gratis, hehe. Jadi, teman kalau ada yang mau ikut baca, tuliskan saja alamat emailmu, insyaAllah aku kirimkan filenya. Mari belajar bersama ^_^

NOTE: Mohon maaf, per Agustus 2014 sudah tidak bisa lagi mengirim file e-book ini karena file-nya berbentuk .exe, dan kebijakan baru Google tidak memperbolehkan attachment e-mail dalam bentuk .exe. Maaf.

 
28 Komentar

Ditulis oleh pada 7 Juni 2013 in Islam, Umum

 

Tag: , , , , , , ,

Pria dan Ongkos Masuk

    Pada suatu hari, Ibrahim bin Adham mencoba memasuki tempat mandi umum. Si penjaga menghentikannya dan meminta ongkos masuk. Ibrahim tertegun dan mengatakan bahwa dirinya tak punya uang.

    Si penjaga menjawab, “Kalau kau tidak punya uang, kau tidak boleh masuk”. Ibrahim memekik dan tersungkur ke tanah sambil terisak sedih. Seorang pejalan kaki berhenti untuk menghiburnya. Seseorang menawarinya uang agar ia dapat masuk tempat mandi umum itu.

    Ibrahim bin Adham berkata, “Aku menangis bukan karena ditolak masuk. Ketika penjaga itu meminta ongkos masuk aku teringat sesuatu yang lalu membuatku menangis. Jika aku tidak diizinkan masuk ke tempat mandi umum di dunia ini kecuali jika aku membayar ongkos, apa ada harapan bagiku untuk diperbolehkan masuk surga? Apa jadinya aku kalau mereka menuntut ‘Amal baik apa yang kau bawa? Apa yang sudah kau perbuat hingga kau layak diizinkan masuk surga?’ Persis seperti aku ditolak masuk tempat mandi ini karena aku tidak bisa membayar, sudah pasti aku akan ditolak masuk surga jika aku tidak punya amal baik. Itulah sebabnya aku menangis dan meratap.”

    Semua yang mendengarkan pun merenungkan hidup dan amalan mereka sendiri dan mereka mulai menangis bersama Ibrahim bin Adham.

    _______________________________________________________________________________________
    Sebuah cerita dalam buku “Love is The Wine” karya Syeikh Muzaffer Ozak yang dinukil oleh Zabrina A. Bakar dalam bukunya “Satu Tiket ke Surga”.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 10 November 2012 in Islam

 

Tag: , , , , , ,

Muslim Itu Harus Oportunis (Urgensi Membina versi “Egois”)

    Setelah beberapa tahun lalu menulis tentang urgensi membina untuk memenuhi tugas, sekarang rasanya ingin menceritakan pengalaman pribadi saja. Kalau bicara pada tataran ideal, sudah jelas bahwa membina merupakan tuntunan Rasulullah SAW. Namun, manusia itu, disadari ataupun tidak, adalah jiwa-jiwa oportunis. Well, oportunisme tidak selalu bermakna negatif. Menurut Oxford Learner’s Pocket Dictionary, opportunism itu berarti taking advantage of good opportunities, sometimes against the interest of others. Jadi, pada dasarnya oportunis adalah kecenderungan melakukan sesuatu untuk mengambil peluang yang memberikan keuntungan bagi dirinya, meskipun terkadang (terkadang lho, bukan selalu) bertentangan dengan kepentingan orang-orang selainnya. Muslim yang baik itu justru harus oportunis, bahkan harus jadi oportunis kelas berat. Saat oportunis-oportunis kelas bulu mengharapkan harta dan segala materi keduniaan, seorang muslim itu oportunismenya mengharapkan Allah. Bayangkan, yang diharapkan gak tanggung-tanggung, bro. Yang diharapkan adalah Tuhan Semesta Alam! Maharaja dari segala raja, yang Punya kerajaan langit dan bumi!
    Read the rest of this entry »
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 September 2012 in Islam, Umum

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,