RSS

Arsip Tag: diri sendiri

Muslim Itu Harus Oportunis (Urgensi Membina versi “Egois”)

    Setelah beberapa tahun lalu menulis tentang urgensi membina untuk memenuhi tugas, sekarang rasanya ingin menceritakan pengalaman pribadi saja. Kalau bicara pada tataran ideal, sudah jelas bahwa membina merupakan tuntunan Rasulullah SAW. Namun, manusia itu, disadari ataupun tidak, adalah jiwa-jiwa oportunis. Well, oportunisme tidak selalu bermakna negatif. Menurut Oxford Learner’s Pocket Dictionary, opportunism itu berarti taking advantage of good opportunities, sometimes against the interest of others. Jadi, pada dasarnya oportunis adalah kecenderungan melakukan sesuatu untuk mengambil peluang yang memberikan keuntungan bagi dirinya, meskipun terkadang (terkadang lho, bukan selalu) bertentangan dengan kepentingan orang-orang selainnya. Muslim yang baik itu justru harus oportunis, bahkan harus jadi oportunis kelas berat. Saat oportunis-oportunis kelas bulu mengharapkan harta dan segala materi keduniaan, seorang muslim itu oportunismenya mengharapkan Allah. Bayangkan, yang diharapkan gak tanggung-tanggung, bro. Yang diharapkan adalah Tuhan Semesta Alam! Maharaja dari segala raja, yang Punya kerajaan langit dan bumi!
    Read the rest of this entry »
Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 September 2012 in Islam, Umum

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Be Honest

    The reflection of my true self
    Never leave this path
    Only that I could not see it
    Envy had blinded me
    Made good seems bad
    Made bad be the worst

    I used to think that I would be happy
    If only I was like them
    Grab anything I want
    Become whoever I wanna be
    Walking through every road I desire
    Talking to everyone whom I am interested to

    Yet, deep inside this heart of mine
    I realize those were just lies
    Those were anyone’s life but me
    Being comfortable is surely great
    But comfortable not always mean happy
    Because of ways that created the me now
    were rough battles
    were long and difficult roads
    were waves that shake me out
    were jungles and deserts that hard and unpredictable
    This is the way I am
    Being happy just means that I’ve to stop lying
    To my own self…

    * My room, 06 September 2012
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 6 September 2012 in Umum

 

Tag: , , , ,

Memaknai ‘Be Yourself’


I am myself. Aku adalah aku. Itu adalah motto hidupku semasa SMA, yang merupakan hasil penghayatanku dari sebuah jargon popular: Be yourself. Jadilah dirimu sendiri. Kata-kata itu sering didengungkan oleh orang dan menjadi kalimat favorit, terutama untuk remaja. Tak terkecuali diriku.

Dulu, aku memahami Be Yourself sebagai sebuah pedoman sikap untuk tidak ikut-ikutan gaya orang lain, sekalipun itu artis idolaku, dan percaya diri dengan apa yang kumiliki. Secara tidak sadar, pemahaman seperti itu mempengaruhi pemikiran dan kepribadianku. Ya, baru kusadari sekarang memang, bahwa dulu penafsiranku banyak yang melenceng dari seharusnya.

Be yourself dulu kuanggap sebagai pembenaran (justifikasi) ketika aku tidak mau menerima saran dan kritik dari orang lain tentang sikap dan penampilanku.

Be yourself dulu kuartikan sebagai berbuat sekehendak hatiku. Be yourself dulu kubayangkan sebagai izin yang membolehkanku untuk egois.

Be yourself pula yang sering memaksaku mengingkari fakta bahwa rumput tetanggaku ternyata lebih hijau.

As time goes by, everything changes…
Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 7 Juni 2011 in Umum

 

Tag: , ,